Loading...

Atur Waktu Tanam Agar Petani Tomat Tak Kiamat

10:46 WIB | Tuesday, 02-August-2016 | Hortikultura, Komoditi | Penulis : Kontributor

Dibandingkan komoditi hortikultura lainnya, produksi tomat kerap berlebih alias surplus. Akibatnya, harga di tingkat petani anjlok. Bahkan beberapa waktu lalu, kalangan petani sempat membuang hasil produksinya karena ditawar terlalu murah, jauh dari biaya produksi.

 

Untuk membantu petani,  Kementerian Pertanian merasa perlu mengatur kembali sistem budidaya tomat di petani. Jika harga komoditi cabai dan bawang terus bergerak naik, kenyataan terbalik terjadi pada tomat. Harga tomat sayur kini hanya sekitar Rp 5 ribu/kg dan tomat buah (tomat besar) Rp 12 ribu/kg di pasar konsumen. Sedangkan di tingkat petani, hanya Rp 500-1000/kg.

 

Seperti yang dialami petani tomat di dataran tinggi Gayo, Nanggroe Aceh Darussalam. Banyak petani yang membiarkan tomat tidak dipanen dan membusuk di pohon. Jika dibawa ke pasar, maka harganya sangat rendah. Parahnya, pedagang pengumpul juga enggan menampung.

 

Petani tomat di Kabupaten Tasikmalaya juga tengah merugi lantaran harga yang anjlok dan serangan hama ulat yang menyebabkan tomat keriput lalu membusuk. Petani tomat di Palembang pun menjerit karena tomat hanya dihargai Rp 1.500/kg, sedangkan ongkos produksi tomat sendiri mencapai Rp 4 ribu/kg.

 

“Kemarin di Sembalun, Lombok Timur harga tomat juga menyentuh Rp 500/kg di tingkat petani. Padahal, harga di pasar mencapai Rp 5-6 ribu/kg,” ungkap Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian, Spudnik Sudjono.

 

Atur Budidaya

 

Anjloknya harga di tingkat petani terjadi karena panen yang serentak di sentra-sentra sayuran. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan setiap tahun, produksi tomat di Indonesia surplus 400 ribu ton. Jawa Barat sebagai sentra sayuran surplus tomat sekitar 9 ribu ton. Daerah di Jawa Barat yang menyumbang kelebihan produksi tomat antara lain Garut, Sukabumi, Cianjur dan Kabupaten Bandung.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Ahmad Soim

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162