Loading...

Budidaya Buncis Kenya, Tak Sehitam Bijinya

10:14 WIB | Saturday, 07-December-2013 | Hortikultura, Komoditi | Penulis : Nuraini Ekasari sinaga

Mengapa dinamakan buncis Kenya? Bisa jadi karena warna bijinya hitam seperti umumnya warna kulit bangsa Kenya. Namun prospek budidaya buncis Kenya justru ‘putih’ alias cukup cerah.

 

Buncis merupakan sejenis polong-polongan. Buah, biji dan daunnya dimanfaatkan orang sebagai sayuran. Sayuran ini kaya dengan kandungan protein. Tumbuhan ini bersifat tidak merambat dan memiliki tinggi tanaman antara 30-50 cm.

 

Begitu juga dengan buncis Kenya. Perbedaan mencolok dengan buncis umumnya adalah biji buncis Kenya berwarna hitam. Tatang, Ketua Kelompok Tani Giri Mukti Kampung Rugu, Bandung membuktikan bahwa usaha tani buncis Kenya cukup prospektif.

 

Bahkan Tatang adalah salah satu petani asal Lembang yang berhasil menembus pasar retail dengan komoditas ini. Tatang bermitra dengan PT. Amazing Farm sebagai penyuplai buncis Kenya ke pasar-pasar modern. Bukan hanya pasar dalam negeri, tapi juga pasar mancanegara.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Editor : Julianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162