Loading...

Tahapan Usaha Penggemukan Sapi

10:35 WIB | Friday, 09-December-2016 | Teknologi, Klinik Teknologi | Penulis : Kontributor

Pertanyaan :

 

Saya terlahir dari keluarga yang telah lama menggeluti usaha beternak kambing perah dengan hasil produksi susu yang lumayan banyak setiap harinya. Kami tetap konsisten hingga hari ini melaksanakan usaha budidaya kambing perah karena usaha ini tak merepotkan dan harga susu kambing di pasaran cukup tinggi.

 

Beberapa teman saya menginformasikan bahwa usaha penggemukan sapi juga cukup prospektif untuk dikembangkan. Saya menjadi tertarik untuk melebarkan usaha keluarga kami ke kegiatan penggemukan sapi, tetapi belum tahu tahapan-tahapan apa saja yang harus dilakukan. Untuk itu mohon Sinar Tani bisa menjelaskannnya secara garis besar. Atas penjelasannya diucapkan terima kasih.

 

Isfan, Yogyakarta

 

 

 

Jawaban :

 

Memang benar usaha penggemukan sapi potong memiliki prospek baik karena kita tahu kebutuhan daging sapi di masyarakat dari waktu ke waktu terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk dan kesadaran akan pentingnya mengkonsumsi daging sapi sebagai sumber protein hewani.

 

Untuk bisa menghasilkan komoditi daging secara cepat, usaha penggemukan sapi adalah pilihan yang tepat. Dari kegiatan usaha penggemukan sapi di samping diproduksi daging, diperoleh juga hasil samping seperti jeroan, kulit, tulang dan pupuk kandang yang bisa dijual untuk menambah pendapatan.

 

Prinsipnya usaha penggemukan adalah kegiatan beternak sapi dewasa secara intensif yang difokuskan pada upaya peningkatan berat badan sapi. Karenanya salah satu indikator kesuksesan usaha penggemukan sapi bisa dilihat dari pencapaian pertambahan berat badan sapi per harinya.

 

Makin tinggi pertambahan berat badan sapi per hari berarti makin baik performa usaha yang dijalankan. Biasanya penggemukan sapi dilakukan oleh peternak dalam waktu 3-5 bulan.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162