Loading...

Gerakan KRPL Lebih Diintensifkan

09:46 WIB | Thursday, 05-January-2017 | Nusantara | Penulis : Clara Agustin

Pemerintah akan mengintensifkan pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Salah satunya dengan menggandeng organisasi PKK se-Indonesia. Demikian diungkapkan Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, Gardjita Budi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

 

Konsep KRPL sendiri sudah ada sejak lama, tapi pemerintah akan mendorong kembali. Pasalnya, setelah diteliti lebih dalam, meski sebatas rumah tangga, ternyata KRPL mampu berkontribusi besar dalam menahan laju lonjakan harga komoditi pertanian, terutama cabai. Jika satu keluarga memanfaatkan pekarangannya sebagai Rumah Pangan Lestari (RPL) dan menanam cabai, maka mereka akan mendapatkan kebutuhannya dari pekarangan.

 

“Tahun 2017, kita akan mengembangkan gerakan tanam cabai di KRPL yang bekerjasama dengan Ibu-Ibu PKK se-Indonesia. Peran ibu sangat penting dalam terciptanya KRPL sesuai yang diimpikan,” kata Gardjita.

 

Peran ibu sendiri dapat mengajak anggota keluarganya dalam menyukseskan program KRPL. Selain itu, mampu berkontribusi dalam ketersediaan pangan dalam tingkat rumah tangga. “Makanya sasaran kali ini kita lebih ke Ibu-Ibu PKK, begitu juga dengan program diversifikasi. Kita telah mengadakan MoU dengan PKK se-Indonesia dalam hal diversifikasi pangan,” kata Gardjita.

 

Diversifikasi pangan sendiri merupakan program Badan Ketahanan Pangan (BKP) untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras. Sebagaimana yang telah diketahui konsumsi beras masyarakat Indonesia sangat tinggi, sehingga penyakit diabetes menjadi momok yang paling ditakuti di Indonesia.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162