Loading...

Panen Melon Saat Diguyur Hujan

14:10 WIB | Thursday, 05-January-2017 | Nusantara | Penulis : Kontributor

Tanaman Melon (Cucumis melo) merupakan tanaman semusim yang budidayanya tidak terlalu sulit, begitu juga dengan syarat tumbuhnya. Namun demikian, karena sifat tanaman ini sukulen (banyak mengandung air), dalam fase pertumbuhannya sangat disarankan pada saat curah hujan tidak terlalu tinggi, karena jika curah hujan tinggi, kandungan air dalam tanaman akan bertambah dan ini membuat tanaman rentan terhadap serangan bakteri psedomonas yang bisa membuat tanaman atau buah membusuk.

 

Meski demikian, masih dapat dilakukan tindakan untuk mencegah serangan bakteri tersebut meski ditanam pada musim hujan, misalnya dengan cara membuat parit pembuangan yang agak dalam di sekitar lahan pertanaman, sehingga air tidak menggenangi tanaman serta pemberian pupuk organik yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan dan menguatkan tanaman.

 

Hal ini terlihat pada demplot budidaya melon yang dilakukan di Wilayah BPP Peukan Bada Desa Meunasah Tuha, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, dengan luas lahan 3.500 m2, tanaman melon tersebut dapat menghasilkan 18.000 kg, meski pada saat penanaman dan fase pertumbuhannya, di daerah Banda Aceh - Aceh Besar dalam 2 minggu terakhir sedang diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi, maka petani swadaya melon di Desa meunasah Tuha, Kec. Peukan Bada harus panen lebih awal 7 hari dari yang direncanakan.

 

Penyuluh pertanian menyarankan segera dipanen, karena jika tidak maka akan semakin parah dan banyak yang busuk akibat terendam air. Ketahanan tanaman ini masih tergolong kuat, jika budidayanya tidak full kimia seperti yang dituturkan Mahdi, melon tetap manis dan masih 60% dapat dipanen.

 

Yang perlu dipedomani petani melon adalah mencari lokasi yang aman dari banjir atau pembuatan bedengan yang tinggi dengan aliran pembuangan airnya.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162